Perkap No 9 Tahun 2012 Tentang Surat Izin Mengemudi

Perkap No 9 Tahun 2012 Tentang Surat Izin Mengemudi - Bahwa  untuk  melaksanakan  ketentuan  Pasal  88  dan  Pasal  89 Undang-Undang  Nomor  22  Tahun  2009  tentang  Lalu  Lintas  dan Angkutan  Jalan,    perlu  menetapkan  Peraturan  Kepala  Kepolisian Negara Republik Indonesia tentang Surat Izin Mengemudi :

PERATURAN KEPALA KEPOLISIAN NEGARA
REPUBLIK INDONESIA NOMOR 9 TAHUN  2012
TENTANG
SURAT IZIN MENGEMUDI

Perkap No 9 Tahun 2012

BAB  I
KETENTUAN UMUM
Pasal  1

Dalam peraturan ini yang dimaksud  dengan:
  1. Kepolisian Negara Republik Indonesia yang selanjutnya disingkat Polri adalah alat  negara  yang  berperan  dalam  memelihara  keamanan  dan  ketertibanmasyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka  terpeliharanya keamanan dalam negeri.
  2. Kepala  Kepolisian  Negara  Republik  Indonesia  yang  selanjutnya  disingkat Kapolri adalah pemimpin Polri dan penanggung jawab penyelenggaraan fungsi kepolisian.
  3. Kendaraan   Bermotor   yang   selanjutnya   disingkat   Ranmor   adalah   setiap kendaraan  yang  digerakkan  oleh  peralatan  mekanik  berupa  mesin  selain kendaraan yang berjalan di atas rel.
  4. Surat  Izin  Mengemudi  yang  selanjutnya  disingkat  SIM  adalah  tanda  bukti legitimasi   kompetensi,      alat   kontrol,   dan   data   forensik   kepolisian   bagi seseorang  yang  telah  lulus  uji  pengetahuan,  kemampuan,  dan  keterampilan untuk  mengemudikan   Ranmor   di  jalan   sesuai  dengan   persyaratan   yang ditentukan berdasarkan Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
  5. SIM  Internasional  adalah  SIM  yang  diperuntukkan  bagi  pengemudi  Ranmor yang akan digunakan di negara lain berdasarkan perjanjian internasional.
  6. Pengemudi  adalah  orang  yang  mengemudikan  Ranmor  di  Jalan  yang  telah memiliki SIM.
  7. Registrasi  dan  Identifikasi  Pengemudi  yang  selanjutnya  disebut  Regident Pengemudi   adalah   segala   usaha   dan   kegiatan   pencatatan   identifikasi pemegang  SIM,  kualifikasi,  dan   kemampuan  dalam  mengemudikan  Ranmor sesuai dengan golongannya.
  8. Standar pelayanan adalah suatu tolok ukur yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan   pelayanan  dan  acuan  penilaian  kualitas  pelayanan  kepada masyarakat.
  9. Satuan  Penyelenggara  Administrasi  SIM  yang  selanjutnya  disebut  Satpas, adalah  unsur  pelaksana  Polri  di  bidang  lalu  lintas  yang  berada  di  lingkungan kantor Kepolisian setempat atau di luar lingkungan kantor Kepolisian.
  10. Sepeda  Motor  adalah  Ranmor  beroda  dua  dengan  atau  tanpa  rumah-rumah dan dengan atau tanpa kereta samping atau Ranmor beroda tiga tanpa rumah- rumah.
  11. Ranmor Umum adalah setiap Ranmor yang digunakan untuk angkutan barang dan/atau orang dengan dipungut bayaran.
  12. Ranmor Khusus adalah Ranmor yang dirancang secara khusus yang memiliki fungsi dan rancang bangun tertentu.
  13. Ujian  Teori  adalah  penilaian  terhadap  tingkat  pengetahuan  dan  pemahaman mengenai  peraturan  perundang-undangan  di  bidang  lalu  lintas,  teknis  dasar Ranmor,  cara  mengemudikan  Ranmor,  dan  tata  cara  berlalu  lintas  bagi peserta uji.
  14. Ujian Praktik adalah penilaian terhadap tingkat  kemampuan dan keterampilan mengemudi Ranmor dan berlalu lintas di jalan bagi peserta uji.
  15. Simulator   adalah   alat   bantu   untuk   menguji   keterampilan,   kemampuan, antisipasi, daya reaksi, daya konsentrasi, dan sikap perilaku peserta uji.
  16. Audio   Visual   Integrited   System yang   selanjutnya   disebut   AVIS   adalah mekanisme   pembuatan   SIM   yang   terintegrasi   sejak   proses   pendaftaran, pengujian, sampai dengan penerbitan.
  17. Pemblokiran  SIM  adalah  tindakan  Kepolisian  untuk  memberikan  tanda  pada data  Regident  Pengemudi  yang  merupakan  pembatasan  sementara  terhadap legitimasi mengemudikan Ranmor.

0 Response to "Perkap No 9 Tahun 2012 Tentang Surat Izin Mengemudi"

Post a Comment